AndroidBeritaGadget

Redmi Note 8 Dan Redmi Note 8 Pro Ghoib, Ini Dia Penjelasan Bos Xiaomi Indonesia

Baru-baru ini, Bos Xiaomi Indonesia, Alvin Tse melakukan wawancara ekseklusif bersama salah satu tech Reviewer Indonesia yang ternama yaitu David dari GadgetIn. Wawancara ekseklusif tersebut dilakukan bertempat di kantor dari Xiaomi Indonesia.

Dalam wawancara tersebut, David yang terkenal dengan jargonya “Halo Guys, David disini” banyak memberikan pertanyaan-pertanyaan terhadap Alvin Tse, yang menjabat sebagai Country Director Xiaomi Indonesia. Salah satunya mengenai mengapa ketersediaan ponsel-ponsel keluaran dari Xiaomi itu selalu langka, bahkan karena langkanya produk mereka dipasaran, hingga dijuluki ponsel ghoib.

Contohnya saja, Xiaomi Redmi Note 8 dan Xiaomi Redmi Note 8 Pro, saat ini ponsel tersebut sangat susah didapatkan jika ingin membelinya melalui official store milik Xiaomi, baik lewat Online pada E-commerce seperti Shoope, Lazada dan secara offline melalui Mi-Store yang ada.

Terkait pertanyaan itu, Alvin Tse kemudian memberikan sebuah jawaban mengapa hal tersebut bisa terjadi. Ia mengatakan hal ini terjadi karena dalam membuat sebuah produk baru terdapat yang namanya ramp-up. Ramp up memungkinkan pabrik untuk melakukan uji trial and error.

“Dalam meluncurkan sebuah produk baru, ada sebuah proses yang bernama ramp up, ramp up adalah sebuah proses yang memungkinkan pabrik untuk melakukan trial and eror untuk menguji apakah perakitan yang dilakukan sudah benar” Ujar Alvin kepada David GadgetIn.

Proses ramp up ini menurut Alvin perlahan akan meningkat, namun karena permintaan di pasar sangat tinggi membuat smartphone-smartphone tersebut sangat cepat habis dan terasa kurang dipasaran.

“Oleh karena itu periode awaketika permintaan sangat tinggi tentu saja perlahan proses ramp up juga akan meningkat dan untuk awal mungkin akan terasa jika volumenya juga terasa kurang” Imbuhnya.

Baca Juga  Kamera Xiaomi Mi CC9 Pro Kalahkan Iphone 11 Pro Max

Alvin juga mengatakan, untuk mengatasi ini maka diberlakukan sistem Trade-Off, dimana akan diberikan jarak selama satu bulan dari tanggal peluncuran agar smartphone tersebut tersedia di pasaran secara luas, atau bagi para Mi-Fans yang ingin memiliki ponsel tersebut lebih awal tentu dengan jumlah terbatas.

Seperti yang kalian tahu, setelah peluncuran Redmi Note 8 dan redmi Note 8 Pro, sampai saat ini barang-barang tersebut masih langka, jikapun ada itu dijual dengan harga yang sangat tinggi. Semoga kedepanya Xiaomi Indonesia menjadi semakin baik dari segi ketersediaan dan tak ada lagi harga yang tak sesuai dengan harga resmi dari Xiaomi.

 

Sumber : GadgetIn

 

Tags
Back to top button
Close
Close